Kinerja HITS 2016 - Tak Terhempas Dihantam Gelombang

published on : 2017, March 31

Jakarta,- Kendati adanya gejolak badai harga minyak mentah dunia dalam beberapa tahun terakhir, kinerja PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. mampu terus berlayar dan sukses menorehkan kinerja positif untuk tahun buku 2016.

 

Sepanjang tahun lalu, perusahaan yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham HITS berhasil meningkatkan pendapatan sebesar 15,89% menjadi US$60,37 juta dibandingkan pendapatan pada tahun 2015 sebesar US$52,09 juta.

 

HITS mampu memacu kinerjanya setelah pada tahun 2015 Perseroan membukukan pendapatan sebesar US$52,09 juta, atau mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2014 sebesar US$ 66,06 juta.

 

Peningkatan ini ditopang oleh meningkatnya pendapatan yang cukup signifikan sebesar US$16.34 juta pada tahun 2016, untuk pengangkutan gas, dimana Ekaputra memiliki kontrak hingga tahun 2020.

 

Selain itu, Perseroan juga mendapatkan kontrak untuk pengangkutan LNG selama 7 tahun sampai dengan tanggal 31 Maret 2023. Dari kontrak tersebut, HITS mencatatkan pendapatan US$10,91 juta pada tahun lalu.

 

Menurut jenis jasa, pendapatan HITS sepanjang tahun lalu masih didominasi oleh pengangkutan gas alam cair serta minyak mentah dan bahan bakar minyak yang berkontribusi sekitar 65% dari total pendapatan Perseroan.

 

Menariknya, lini usaha baru yang mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2016, yaitu jasa pengelolaan kru kapal dan pusat pelatihan kru kapal, telah menghasilkan pendapatan.

 

Pada tahun lalu, anak usaha PT MISI Hutama Internasional yang 100% sahamnya dimiliki HITS sudah mulai beroperasi dengan bidang jasa manajemen awak kapal. MISI memiliki anak usaha PT MCS Internasional yang pada tahun lalu meluncurkan Humpuss Trilogi Maritime Training Centre (HTMTC).

 

Pusat pelatihan tersebut telah mendapatkan sertifikasi dari Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan untuk bidang Basic Oil and Chemical Tanker (BOCT), Basic Liquefied Gas Tanker (BLGT), Advanced Oil / Chemical Tanker (AOT/ACT), dan Advanced Liquefied Gas Tanker (ALGT).

 

Pada tahun lalu, MCS Internasional juga bekerja sama dengan sekolah kepelautan terkemuka di dunia STC Rotterdam yang pada tahap awal akan fokus mengembangkan pelaut di bidang Mini LNG yang merupakan bisnis inti Perseroan hingga saat ini.

 

Ini sejalan dengan rencana HITS untuk memperkuat sumber daya manusia di bidang kelautan dan perkapalan untuk mendukung program Tol Laut yang dicanangkan pemerintah Presiden Joko Widodo.

 

“Pengangkutan minyak dan gas tidak hanya berbicara masalah kapal sebagai alat pengangkut, tetapi juga sumber daya manusia yang terampil dan mampu mengoperasikannya,” tutur Theo Lekatompessy, Direktur Utama HITS.

 

Kenaikan pendapatan Perseroan diikuti oleh peningkatan beban pokok menjadi US$44,28 juta pada tahun 2016 dari tahun sebelumnya sebesar US$36,06 juta. Salah satu penyebab kenaikan beban adalah peningkatan biaya penyusutan dari US$9 juta pada 2015 menjadi US$14,12 juta pada tahun lalu.

 

Hal ini membuat laba kotor HITS berada di level US$16 juta pada tahun lalu, atau tidak berubah dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Perusahaan juga mencatatkan keuntungan dan pengukuran kembali nilai wajar investasi dalam rangka kombinasi bisnis sebesar US$6,47 juta pada tahun lalu.

 

Dengan pencatatan tersebut, laba tahun berjalan Perseroan meningkat 64% secara tahunan menjadi US$5,38 juta. Adapun, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk pada tahun lalu mencapai US$2,62 juta, atau terkoreksi 17% secara year-on-year.

 

Kinerja yang dihasilkan HITS terbilang cukup baik dengan core business pengangkutan gas masih mampu meningkatkan pendapatan sebesar 15,89% secara year-on-year.

 

“Dengan strategi yang tepat dan efisiensi yang ketat, HITS terus fokus pada core business perusahaan serta mencari peluang dan kontrak baru dengan prinsip kehati-hatian. Kinerja positif pada tahun 2016 memberikan kami modal kuat dalam mengarungi bisnis yang masih penuh dengan tantangan,” ungkap Theo.

 

Modal lain yang dimiliki HITS adalah kekuatan fundamental perusahaan setelah pada tahun lalu melakukan kuasi reorganisasi untuk merestrukturisasi ekuitasnya dengan menghilangkan akumulasi rugi dengan menggunakan laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2015.

 

Sebagai Nahkoda HITS, Theo menjabarkan manfaat dari kuasi reorganisasi tersebut adalah memungkinkan Perusahaan memulai awal baru dengan laporan posisi keuangan konsolidasian yang menunjukkan posisi keuangan dan struktur modal yang lebih baik tanpa dibebani defisit masa lampau.

 

Dengan demikian, Perseroan dapat meningkatkan kemampuan dalam perolehan pendanaan untuk pengembangan dan ekspansi usaha.

 

“Kami berharap tender-tender yang tahun lalu sempat tertunda segera direalisasikan pada tahun ini,” pungkas Theo.

 

HITS meyakini kondisi Perusahaan saat ini sangat sehat sehingga dapat menangkap peluang-peluang yang ada di masa mendatang dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan sesuai dengan core business yang telah digeluti selama ini. (*)