Kode Etik


KEBERADAAN KODE ETIK

Kode Etik Perusahaan atau Pedoman Perilaku/Code of Conduct (COC) ini digunakan oleh seluruh insan HITS sebagai landasan dalam membentuk dan mengatur tingkah laku yang konsisten sesuai dengan peraturan yang berlaku di dalam Perusahaan maupun di luar Perusahaan.

Direktur Utama Perseroan menetapkan kebijakan terkait COC yang telah disempurnakan atau dimukhtahirkan dalam Keputusan Direktur Utama tanggal 1 Mei 2019 No. 04/CorpSec/PEDOMAN/V/2019 tentang Pedoman Perilaku (Code of Conduct).

 

Komitmen Penerapan Kode Etik

Pelaksanaan kode etik ini merupakan upaya untuk:

  1. Memberikan pemahaman kepada seluruh Insan Perseroan bahwa Perseroan beroperasi secara jujur dan terbuka, sehingga tercipta lingkungan kerja yang baik, dengan tingkat perputaran karyawan yang rendah dan peningkatan kesejahteraan.
  2. Menjadi bagian dari komunitas tertentu, sebab menjaga hubungan baik merupakan hal mendasar bagi sukses jangka panjang Perseroan untuk mencapai kesejahteraan sosial dan peningkatan ekonomi.
  3. Menjadi bagian dari komunitas bisnis jasa transportasi laut, pelaksanaan dan komitmen terhadap kode etik ini dapat mendukung Perseroan dalam berbagai kasus Pengadilan, serta menjadi bagian dari manajemen risiko yang baik, dan mampu membangun goodwill dan reputasi Perseroan.

Kode Etik  berlaku bagi seluruh insan Perseroan di setiap jenjang organisasi Perusahaan. Karyawan, Direksi dan Dewan Komisaris  diwajibkan menandatangani pernyataan komitmen kepatuhan terhadap Kode etik Perusahaan.

 

ISI DAN MUATAN KODE ETIK

  • Etika Perusahaan terhadap Karyawan
  • Etika Perusahaan terhadap Pelanggan
  • Etika Perusahaan terhadap Penyedia Barang dan Jasa
  • Etika Perusahaan terhadap Kompetitor
  • Etika Perusahaan terhadap Komunitas
  • Etika Perusahaan terhadap Anti KKN
  • Gratifikasi

 

SOSIALISASI PEDOMAN ETIKA BISNIS

Sosialisasi dilakukan dengan berbagai metode seperti tatap muka dan melalui berbagai media baik cetak maupun elektronik. Telah dilakukan sosialisasi kode etik Perusahaan yang melibatkan segenap karyawan di seluruh jenjang Perseroan.

 

PENANDATANGAN PAKTA INTEGRITAS

Perseroan mewajibkan setiap karyawan dan manajemen Perusahaan untuk menandatangani Pakta Integritas mengenai kepatuhan terhadap Kode Etik untuk memastikan bahwa semua organ Perusahaan memiliki komitmen dalam membangun etika dan kultur bisnis yang sehat.

 

PENEGAKAN ETIKA BISNIS DAN ETIKA KERJA PERSEROAN

Pedoman berlaku tanpa terkecuali kepada setiap orang di dalam Perseroan. Penegakan terhadap pelanggaran kode etik adalah berupa penindakan secara serius yang dapat mengakibatkan tindakan indisipliner sesuai dengan peraturan Perseroan yang berlaku. Pelaksanaan pengawasan kepatuhan kode etik Perseroan menjadi tanggung jawab masing-masing Kepala Unit kerja.

 

SANKSI UNTUK JENIS PELANGGARAN
Sebagai upaya mencegah terjadinya prilaku indisipliner dan memberikan efek jera kepada para pelanggar kode etik, praktik pemberian sanksi dikategorikan ke dalam 3 jenis sanksi sebagai berikut:

1.    Sanksi Ringan, berupa Surat Peringatan Tertulis.
2.    Sanksi Sedang, berupa Tidak Dipekerjakan Kembali.
3.    Sanksi Berat, berupa Tidak Dipekerjakan Kembali.

Pemberian sanksi sampai saat ini masih difokuskan pada kru kapal. Sedangkan bagi karyawan di kantor mengacu pada sanksi yang diatur oleh Peraturan Perusahaan.