Logo Hits
President Messages

Pemegang Saham yang Terhormat,

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah rahmat-Nya dan juga dukungan yang terus menerus dari seluruh Pemangku Kepentingan dan Manajemen telah melewati tahun 2016 dengan hasil yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada tahun 2016, Perseroan berhasil tumbuh dalam dua digit, baik di top line dan bottom line, hal ini dicapai terlepas dari turunnya tren ekonomi global dan juga gejolak politik nasional, dimana keduanya mempengaruhi seluruh jadwal tender Minyak dan Gas oleh Perusahaan Milik Negara.

KINERJA 2016

Pendapatan usaha Perseroan meningkat 16%, dikarenakan kontribusi sektor LNG yang dikelola oleh PT Bhaskara Inti Samudera (PT BIS) salah satu anak perusahaan yang merupakan gabungan dengan PTT Tokyo dan MOL Jepang juga LNG Jepang yang memenangkan kontrak pertama dalam menyediakan kapal mini LNG pertama dari proyek IPP yang berlokasi di Benoa, Bali. Dalam proyek ini, Perseroan mempergunakan kapal mini LNG yang bernama LNG Triputra (sebelumnya bernama Surya Satsuma).

Perseroan berhasil mencapai peningkatan laba bersih sebesar 64% dan laba komprehensif sebesar 191%. Hal ini disokong oleh kemampuan Perseroan mempertahankan IRR minimal 14% untuk semua segmen bisnis dan SBU, juga mempertahankan tingkat IRR minimum 18% untuk segmen bisnis LNG.

RKAP 2016 tercapai terpenuhi 82%, jika saja semua tender dilaksanakan oleh Pemerintah pada tahun 2016, dapat dipastikan Perseroan akan mencapai lebih dari 100%.

Pada tahun 2016, Perseroan membeli 3 kapal untuk memanfaatkan peluang di pasar yang ada, yaitu LNG Triputra seperti yang disebutkan di atas, MT Griya Cirebon medium range Oil tanker untuk melayani PT Pertamina (Persero) dan MT Griya Melayu, Petrochemical Tanker untuk melayani bisnis methanol. Ketiga kapal tersebut untuk memenuhi kontrak jangka menengah, sehingga Perseroan dapat membayar seluruh pinjaman bank.

Dari sisi pendanaan, Perseroan telah memperoleh pinjaman jangka panjang sebesar US$52,37 juta dari PT BNI ‘46 terutama untuk mendukung bisnis LNG. Pada akhir 2016, Perseroan hanya memanfaatkan 45% dari fasilitasnya. Di sisi ekuitas, apresiasi pasar ditunjukkan oleh peningkatan menjadi Rp790,00 pada akhir tahun 2016.

Pada tahun 2016, Pemegang Saham menyetujui Kuasi Reorganisasi agar Perseroan dapat memperkuat ekuitasnya. Selain itu, tingkat harga saham di pasar menunjukkan kapitalisasi Perusahaan sebesar Rp5,2 triliun atau meningkat 4% lebih tinggi dari tahun lalu.

Saat ini, Perseroan merupakan emiten dengan kapitalisasi terbesar, selain sebagai Perusahaan Publik tertua di segmen bisnis pelayaran.

REALISASI TERHADAP TARGET FINANCIAL

Meskipun kinerja perusahaan meningkat pesat di semua aspek, yaitu di aspek pendapatan, profit, investasi dan pendanaan, juga dari sisi ekuitas. Namun, itu semua hanya memenuhi 82% dari RKAP 2016. Poin utama yang bisa kita dapatkan dari semua ini adalah, pertama secara internal Perseroan belum menerapkan anggaran yang fleksibel. Dan hal ini akan diadopsi pada tahun kerja 2017.

Kedua, sebagian besar proyek di lepas pantai dan LNG yang terkait dengan IPP yang dilakukan oleh Pemerintah, tertunda.

PENCAPAIAN INISIATIF STRATEGIS

Pencapaian strategis seperti yang disebutkan di atas pada bagian kinerja berhubungan dengan 4 poin utama, yaitu:

1. Pertumbuhan investasi yang stabil untuk kapal tanker.

2. Pembiayaan berkelanjutan untuk pembiayaan proyek jangka menengah.

3. Restrukturisasi di sisi ekuitas.

4. Pengembangan organisasi untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan melalui peningkatan pendidikan staf, penerapan sistem manajemen risiko dan penerapan praktik sharing knowledge.

TANTANGAN

Tantangan yang dihadapi Perseroan terutama disebabkan oleh faktor eksternal. Pertama, yaitu turunnya ekonomi global yang mempengaruhi ekonomi regional dan pertumbuhan ekonomi nasional. Kedua, keterlambatan pelaksanaan proyek yang berkaitan dengan pemerintah di bidang Minyak, Gas dan Lepas Pantai serta Pelabuhan.

STRATEGI TAHUN 2016

Faktor utama yang menjadi kunci keberhasilan melewati tahun 2016 secara menguntungkan dan berkelanjutan adalah dengan mengadopsi strategi-strategi utama.

Strategi pertama fokus pada segmen bisnis yang menguntungkan dan berkembang, seperti petrokimia dan LNG, kemudian Strategi kedua adalah mengorganisir sumber daya perusahaan termasuk struktur modal melalui Kuasi Reorganisasi serta kerja sama yang strategis dengan mitra internasional utama dan terpercaya.

SUMBER DAYA MANUSIA

Perseroan sangat fokus tidak hanya mengembangkan karyawan namun juga mengubah paradigma semua anggota organisasi dari pro aktif menjadi lebih reaktif. Dalam praktiknya, Perseroan meningkatkan semua karyawan kunci dari tingkat Manajer sampai dengan Chairman dengan mengikuti program eksekutif dan sertifikasi di samping sharing knowledge yang dilakukan secara reguler bulanan.

Sebagaimana yang dijelaskan di atas selain program knowledge briefing yang dilakukan bulanan dan program pendidikan yang bersertifikasi, Perseroan juga mensponsori lini manajer pertama setiap anak Perusahaan untuk belajar pasca sarjana.

PROSPEK USAHA

Memasuki tahun 2017, Perseroan mengantisipasi keadaan ekonomi regional dan domestik yang tidak stabil. Perseroan akan terus mengadopsi strategi-strategi untuk fokus pada segmen bisnis yang menguntungkan, berkelanjutan dan sudah memperhitungkan risiko setiap segmen bisnisnya. Perseroan juga membentuk aliansi strategis tidak hanya dengan mitra Jepang, namun juga dengan Eropa, ASEAN dan China untuk melakukan diversifikasi strategis bisnis.

Saya dan rekan saya memutuskan untuk memilih moto Optimalisasi yang merupakan kunci untuk melewati tahun 2017 dengan mengoptimalkan keseimbangan tiga faktor yaitu peluang bisnis, hambatan dari eksternal dan sumber daya Perseroan. Jadi, tahun 2017 bagi Kami bukanlah terkait profit yang maksimal atau risiko minimal, namun pencapaian yang optimal.

TATA KELOLA PERUSAHAAN

Direksi yakin bahwa peningkatan kinerja Perseroan tidak lepas dari upaya seluruh jajaran Perseroan dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan secara konsisten dan berkelanjutan. Perseroan akan mampu menjalankan bisnisnya sesuai dengan peraturan yang berlaku dilandasi dengan etika bisnis yang telah disepakati dan dijunjung tinggi bersama.

Untuk itu, Perseroan menunjukkan komitmen tinggi untuk meningkatkan kualitas penerapan praktik terbaik GCG dengan melengkapi seluruh soft structure maupun infrastructure bagi pelaksanaan tata kelola yang berkualitas. Perseroan juga telah mempersiapkan penyempurnaan berbagai aturan tata laksana untuk disesuaikan dengan perubahan yang terjadi. Beberapa program yang telah diberlakukan untuk meningkatkan kualitas penerapan GCG di tahun 2016 mencakup penyesuaian terhadap aturan tata laksana yang sesuai dengan ketentuan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai tata kelola di lingkungan Perusahaan publik. Penyesuaian aturan-aturan dan kebijakan tersebut bersamaan dengan implementasi program-program kerja lain yang relevan.

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN

Perseroan menyadari adanya dampak operasi yang dilaksanakannya terhadap lingkungan. Kesadaran ini telah diwujudkan menjadi kebijakan, tujuan dan program lingkungan. Salah satu contohnya adalah bahwa Perseroan senantiasa berusaha untuk menekan serendah mungkin tingkat pencemaran yang bersumber dari operasional Perseroan.

Fokus lain dari kegiatan CSR Perseroan adalah Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (Community Development) yang dimaksudkan untuk memberikan manfaat sebaik-baiknya kepada masyarakat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup melalui program-program yang dapat mendorong dan membantu mereka agar dapat lebih mandiri di samping memenuhi kepentingan seluruh Pemangku Kepentingan lainnya.

PERUBAHAN DIREKSI

Pada tahun 2016, tidak terdapat perubahan komposisi Direksi perseroan.

APRESIASI

Sebagai penutup, atas nama Direksi Perseroan, kami menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang besar kepada para Pemegang Saham atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan kepada kami, kepada Dewan Komisaris yang senantiasa memberikan pengarahan dan bimbingan, serta mitra usaha Perseroan atas kerja sama dan dukungannya.

Kami juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh karyawan atas kerja keras, dedikasi, dan kontribusinya kepada Perseroan sehingga pada tahun 2016 ini dapat meraih kinerja yang membanggakan. Kami semakin optimis bahwa berbagai usaha yang telah kita lakukan bersama akan dapat meningkatkan kemampuan Perseroan dalam menyambut peluang pertumbuhan yang menjanjikan serta memberikan kinerja terbaik yang berkesinambungan di masa yang akan datang.

Pemegang Saham yang Terhormat,

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah rahmat-Nya dan juga dukungan yang terus menerus dari seluruh Pemangku Kepentingan dan Manajemen telah melewati tahun 2016 dengan hasil yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada tahun 2016, Perseroan berhasil tumbuh dalam dua digit, baik di top line dan bottom line, hal ini dicapai terlepas dari turunnya tren ekonomi global dan juga gejolak politik nasional, dimana keduanya mempengaruhi seluruh jadwal tender Minyak dan Gas oleh Perusahaan Milik Negara.

KINERJA 2016

Pendapatan usaha Perseroan meningkat 16%, dikarenakan kontribusi sektor LNG yang dikelola oleh PT Bhaskara Inti Samudera (PT BIS) salah satu anak perusahaan yang merupakan gabungan dengan PTT Tokyo dan MOL Jepang juga LNG Jepang yang memenangkan kontrak pertama dalam menyediakan kapal mini LNG pertama dari proyek IPP yang berlokasi di Benoa, Bali. Dalam proyek ini, Perseroan mempergunakan kapal mini LNG yang bernama LNG Triputra (sebelumnya bernama Surya Satsuma).

Perseroan berhasil mencapai peningkatan laba bersih sebesar 64% dan laba komprehensif sebesar 191%. Hal ini disokong oleh kemampuan Perseroan mempertahankan IRR minimal 14% untuk semua segmen bisnis dan SBU, juga mempertahankan tingkat IRR minimum 18% untuk segmen bisnis LNG.

RKAP 2016 tercapai terpenuhi 82%, jika saja semua tender dilaksanakan oleh Pemerintah pada tahun 2016, dapat dipastikan Perseroan akan mencapai lebih dari 100%.

Pada tahun 2016, Perseroan membeli 3 kapal untuk memanfaatkan peluang di pasar yang ada, yaitu LNG Triputra seperti yang disebutkan di atas, MT Griya Cirebon medium range Oil tanker untuk melayani PT Pertamina (Persero) dan MT Griya Melayu, Petrochemical Tanker untuk melayani bisnis methanol. Ketiga kapal tersebut untuk memenuhi kontrak jangka menengah, sehingga Perseroan dapat membayar seluruh pinjaman bank.

Dari sisi pendanaan, Perseroan telah memperoleh pinjaman jangka panjang sebesar US$52,37 juta dari PT BNI ‘46 terutama untuk mendukung bisnis LNG. Pada akhir 2016, Perseroan hanya memanfaatkan 45% dari fasilitasnya. Di sisi ekuitas, apresiasi pasar ditunjukkan oleh peningkatan menjadi Rp790,00 pada akhir tahun 2016.

Pada tahun 2016, Pemegang Saham menyetujui Kuasi Reorganisasi agar Perseroan dapat memperkuat ekuitasnya. Selain itu, tingkat harga saham di pasar menunjukkan kapitalisasi Perusahaan sebesar Rp5,2 triliun atau meningkat 4% lebih tinggi dari tahun lalu.

Saat ini, Perseroan merupakan emiten dengan kapitalisasi terbesar, selain sebagai Perusahaan Publik tertua di segmen bisnis pelayaran.

REALISASI TERHADAP TARGET FINANCIAL

Meskipun kinerja perusahaan meningkat pesat di semua aspek, yaitu di aspek pendapatan, profit, investasi dan pendanaan, juga dari sisi ekuitas. Namun, itu semua hanya memenuhi 82% dari RKAP 2016. Poin utama yang bisa kita dapatkan dari semua ini adalah, pertama secara internal Perseroan belum menerapkan anggaran yang fleksibel. Dan hal ini akan diadopsi pada tahun kerja 2017.

Kedua, sebagian besar proyek di lepas pantai dan LNG yang terkait dengan IPP yang dilakukan oleh Pemerintah, tertunda.

PENCAPAIAN INISIATIF STRATEGIS

Pencapaian strategis seperti yang disebutkan di atas pada bagian kinerja berhubungan dengan 4 poin utama, yaitu:

1. Pertumbuhan investasi yang stabil untuk kapal tanker.

2. Pembiayaan berkelanjutan untuk pembiayaan proyek jangka menengah.

3. Restrukturisasi di sisi ekuitas.

4. Pengembangan organisasi untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan melalui peningkatan pendidikan staf, penerapan sistem manajemen risiko dan penerapan praktik sharing knowledge.

TANTANGAN

Tantangan yang dihadapi Perseroan terutama disebabkan oleh faktor eksternal. Pertama, yaitu turunnya ekonomi global yang mempengaruhi ekonomi regional dan pertumbuhan ekonomi nasional. Kedua, keterlambatan pelaksanaan proyek yang berkaitan dengan pemerintah di bidang Minyak, Gas dan Lepas Pantai serta Pelabuhan.

STRATEGI TAHUN 2016

Faktor utama yang menjadi kunci keberhasilan melewati tahun 2016 secara menguntungkan dan berkelanjutan adalah dengan mengadopsi strategi-strategi utama.

Strategi pertama fokus pada segmen bisnis yang menguntungkan dan berkembang, seperti petrokimia dan LNG, kemudian Strategi kedua adalah mengorganisir sumber daya perusahaan termasuk struktur modal melalui Kuasi Reorganisasi serta kerja sama yang strategis dengan mitra internasional utama dan terpercaya.

SUMBER DAYA MANUSIA

Perseroan sangat fokus tidak hanya mengembangkan karyawan namun juga mengubah paradigma semua anggota organisasi dari pro aktif menjadi lebih reaktif. Dalam praktiknya, Perseroan meningkatkan semua karyawan kunci dari tingkat Manajer sampai dengan Chairman dengan mengikuti program eksekutif dan sertifikasi di samping sharing knowledge yang dilakukan secara reguler bulanan.

Sebagaimana yang dijelaskan di atas selain program knowledge briefing yang dilakukan bulanan dan program pendidikan yang bersertifikasi, Perseroan juga mensponsori lini manajer pertama setiap anak Perusahaan untuk belajar pasca sarjana.

PROSPEK USAHA

Memasuki tahun 2017, Perseroan mengantisipasi keadaan ekonomi regional dan domestik yang tidak stabil. Perseroan akan terus mengadopsi strategi-strategi untuk fokus pada segmen bisnis yang menguntungkan, berkelanjutan dan sudah memperhitungkan risiko setiap segmen bisnisnya. Perseroan juga membentuk aliansi strategis tidak hanya dengan mitra Jepang, namun juga dengan Eropa, ASEAN dan China untuk melakukan diversifikasi strategis bisnis.

Saya dan rekan saya memutuskan untuk memilih moto Optimalisasi yang merupakan kunci untuk melewati tahun 2017 dengan mengoptimalkan keseimbangan tiga faktor yaitu peluang bisnis, hambatan dari eksternal dan sumber daya Perseroan. Jadi, tahun 2017 bagi Kami bukanlah terkait profit yang maksimal atau risiko minimal, namun pencapaian yang optimal.

TATA KELOLA PERUSAHAAN

Direksi yakin bahwa peningkatan kinerja Perseroan tidak lepas dari upaya seluruh jajaran Perseroan dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan secara konsisten dan berkelanjutan. Perseroan akan mampu menjalankan bisnisnya sesuai dengan peraturan yang berlaku dilandasi dengan etika bisnis yang telah disepakati dan dijunjung tinggi bersama.

Untuk itu, Perseroan menunjukkan komitmen tinggi untuk meningkatkan kualitas penerapan praktik terbaik GCG dengan melengkapi seluruh soft structure maupun infrastructure bagi pelaksanaan tata kelola yang berkualitas. Perseroan juga telah mempersiapkan penyempurnaan berbagai aturan tata laksana untuk disesuaikan dengan perubahan yang terjadi. Beberapa program yang telah diberlakukan untuk meningkatkan kualitas penerapan GCG di tahun 2016 mencakup penyesuaian terhadap aturan tata laksana yang sesuai dengan ketentuan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai tata kelola di lingkungan Perusahaan publik. Penyesuaian aturan-aturan dan kebijakan tersebut bersamaan dengan implementasi program-program kerja lain yang relevan.

TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN

Perseroan menyadari adanya dampak operasi yang dilaksanakannya terhadap lingkungan. Kesadaran ini telah diwujudkan menjadi kebijakan, tujuan dan program lingkungan. Salah satu contohnya adalah bahwa Perseroan senantiasa berusaha untuk menekan serendah mungkin tingkat pencemaran yang bersumber dari operasional Perseroan.

Fokus lain dari kegiatan CSR Perseroan adalah Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (Community Development) yang dimaksudkan untuk memberikan manfaat sebaik-baiknya kepada masyarakat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup melalui program-program yang dapat mendorong dan membantu mereka agar dapat lebih mandiri di samping memenuhi kepentingan seluruh Pemangku Kepentingan lainnya.

PERUBAHAN DIREKSI

Pada tahun 2016, tidak terdapat perubahan komposisi Direksi perseroan.

APRESIASI

Sebagai penutup, atas nama Direksi Perseroan, kami menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang besar kepada para Pemegang Saham atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan kepada kami, kepada Dewan Komisaris yang senantiasa memberikan pengarahan dan bimbingan, serta mitra usaha Perseroan atas kerja sama dan dukungannya.

Kami juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh karyawan atas kerja keras, dedikasi, dan kontribusinya kepada Perseroan sehingga pada tahun 2016 ini dapat meraih kinerja yang membanggakan. Kami semakin optimis bahwa berbagai usaha yang telah kita lakukan bersama akan dapat meningkatkan kemampuan Perseroan dalam menyambut peluang pertumbuhan yang menjanjikan serta memberikan kinerja terbaik yang berkesinambungan di masa yang akan datang.

President Messages