Logo Hits
President Commissioner Messages

PEMEGANG SAHAM YANG TERHORMAT,

Dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah dan bimbingan-Nya, izinkanlah kami menyampaikan hasil pengawasan Dewan Komisaris terhadap pengelolaan Perseroan kepada Pemegang Saham dan para Pemangku Kepentingan.

Sebagaimana diketahui bersama, perekonomian Indonesia pada tahun 2016 sedikit lebih baik dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,02%, lebih tinggi dibanding pertumbuhan tahun 2015 sebesar 4,88%. Keadaan ini memberikan harapan positif bagi dunia bisnis, termasuk usaha angkutan laut.

Usaha transportasi laut memperoleh peluang yang baik sejak dicanangkannya Tol Laut oleh Presiden. Konversi energi dari bahan bakar minyak ke bahan bakar gas berdampak pada meningkatnya minat para investor usaha transportasi laut khususnya angkutan gas, termasuk investor manca negara seperti Cina, Jepang, dan Korea Selatan.

PELAKSANAAN PENGAWASAN

Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris secara berkala, minimal dua kali dalam seminggu melaksanakan pengawasan, pembinaan, dan pengarahan kepada manajemen. Pengawasan tersebut berupa menghadiri rapat evaluasi kinerja yang diselenggarakan oleh Direksi dengan agenda mengevaluasi kinerja anak perusahaan dan unit usaha dibawahnya untuk bulan sebelumnya. Kemudian mengadakan rapat strategis secara terbatas dengan mengundang Direksi dengan agenda membahas permasalahan strategis yang sedang dihadapi Perseroan, serta menggali potensi pengembangan usaha.

Dewan Komisaris juga meminta penjelasan pimpinan unit usaha berkenaan dengan masalah yang sedang dihadapi atau berkenaan dengan peluang usaha yang akan direalisasikan. Yang ditindaklanjuti dengan kunjungan kerja ke kapal berkaitan dengan pemeliharaan, pengoperasian, serta keselamatan dan keamanan kapal. Inspeksi ke atas kapal yang sedang dalam perawatan besar (docking) juga dilakukan, guna memastikan pekerjaan tersebut dilakukan sesuai rencana sehingga kapal mendapatkan sertifikat kelayakan kapal dan jaminan keamanan terhadap operasional kapal. Sekaligus memberikan penilaian/masukan atas kapal yang akan dibeli oleh Direksi. Pengawasan di bidang SDM, Dewan Komisaris memberikan materi pelatihan dan memberi referensi pemateri untuk knowledge briefing internal serta melakukan pengawasan dalam pemilihan ABK/crew kapal, khususnya untuk jabatan Nahkoda dan Kepala Kamar Mesin atau Tingkat Jabatan penting lainnya, bila diperlukan.

PENILAIAN ATAS PELAKSANAAN PENGAWASAN

Selama tahun 2016, berkaitan dengan rencana strategis, Dewan Komisaris memandang Direksi telah melakukan analisa dengan seksama terhadap kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman di lingkungan bisnis. Perusahaan memiliki kekuatan berupa kompetensi yang mumpuni di bidang usaha angkutan gas, dipadukan dengan terbukanya peluang untuk jasa angkutan gas melalui jalur laut, sehingga menghasilkan strategi bisnis Perusahaan yang memprioritaskan pengembangan usaha terutama pada penyediaan kapal angkutan gas, LNG dan LPG.

Sementara itu, keterbatasan di bidang permodalan dan aset berupa kapal, dipadukan dengan ancaman kompetitor dari perusahaan-perusahaan besar perkapalan, disikapi dengan melakukan joint venture dengan perusahaan yang memiliki dana maupun aset kapal. Selain itu, Perseroan juga merangkul beberapa lembaga keuangan atau bank untuk membantu di bidang pendanaan.

PENILAIAN TERHADAP KINERJA DIREKSI

Dewan Komisaris telah mengikuti dan menilai strategi dan kebijakan bisnis Perseroan yang diterapkan oleh Direksi. Dewan Komisaris menilai bahwa strategi dan kebijakan bisnis yang diterapkan oleh Direksi membuahkan hasil yang positif untuk Perusahaan. Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Direksi secara keseluruhan adalah baik.

Terkait kinerja Perseroan, Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Direksi beserta seluruh karyawan yang telah memberikan kinerja yang sangat baik. Peningkatan Perolehan laba tahun 2016 yang cukup tinggi, yaitu sebesar US$5,39 juta. Mengalami kenaikan hampir 64% jika dibandingkan dengan laba tahun 2015 sebesar US$3,29 juta.

Hal ini menambah tren peningkatan laba Perseroan yang selalu positif dalam 3 tahun terakhir, pada tahun 2016 naik sekitar 64%.

Jika dilihat dari total aset, pada akhir 2016 meningkat 14,72% dibanding akhir tahun sebelumnya, dari US$143,91 juta menjadi US$165,09 juta. Demikian pula dari sisi ekuitas terjadi peningkatan 69,84%, dari US$20,6 juta menjadi US$35 juta.

Dari sisi operasional, Perseroan juga menikmati peningkatan pendapatan yang signifikan dari layanan-layanan yang diberikan, Dewan Komisaris memperhatikan, Direksi telah berupaya sebaik mungkin memperbaiki berbagai sistem operasional untuk memaksimalkan kapasitas dan fasilitas yang dimiliki Perseroan. Kegiatan operasional kapal, pada umumnya cukup baik, kecuali kapal MT Griya Ambon yang mengalami kendala. Tingkat utilisasi kapal pengangkut LNG, chemical, dan oil sepanjang 2016 rata-rata 87,5%, lebih rendah dibanding utilisasi tahun sebelumnya, 97%. Penurunan ini disebabkan oleh karena Griya Ambon menjalani docking dan perbaikan crankshaft. Namun demikian, pada saat bersamaan, Perseroan menambah 3 kapal operasional, yaitu LNG Triputra, MT Griya Melayu dan MT Griya Cirebon.

Dari sisi utilisasi kapal, untuk pengangkut muatan curah atau barang jadi (tug & barge) masih belum memperoleh kesempatan yang baik untuk dapat keluar dari kesulitan, namun menjelang akhir tahun utilisasinya mulai meningkat hingga mencapai 48%. Kondisi ini merupakan fenomena umum yang juga dialami oleh perusahaan angkutan kapal sejenis. Direksi telah merespon keadaan ini dengan mencari alternatif bisnis pengganti, yaitu dredging.

Dewan Komisaris menilai bahwa keputusan Direksi untuk melakukan berbagai inisiatif investasi dan inisiatif bisnis lainnya sebagai strategi yang tepat untuk menambah sumber pendapatan guna mempercepat pertumbuhan bisnis masa depan.

Atas keberhasilan Perseroan baik dari sisi keuangan maupun operasional tersebut, Direksi dan Perusahaan telah memperoleh beberapa penghargaan dari beberapa sumber eksternal. Hal ini menunjukkan apresiasi pihak lain terhadap kinerja Direksi dan Perseroan diantaranya : The Best CEO – 2nd rank dari majalah SWA, The Best Restructured - Rebound Company dari majalah Investor, Special Awards – Most Transformative Company dari Bisnis Indonesia, The Best CFO for Significant Value Creation dari majalah Economic Review, Kinerja Keuangan Terbaik: Kelompok Usaha Transportasi sektor Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi – peringkat 3 dari majalah Economic Review, The Best Significant Financial Structuring Results dari majalah Economic Review, Top Infrastructure on Transportation Sector dari majalah Business News.

PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA PERUSAHAAN

Dewan Komisaris telah mempelajari rencana bisnis yang diajukan oleh Direksi untuk tahun 2017 mendatang. Dewan Komisaris berpendapat bahwa Direksi memiliki pandangan yang jelas tentang arah perkembangan perekonomian Indonesia dan industri khususnya dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Meskipun demikian, Dewan Komisaris memberikan gambaran tentang perkembangan lingkungan

strategis yang sangat dinamis baik global maupun nasional, serta adanya perkembangan peraturan-peraturan khususnya dari Pemerintah RI yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh pada pelaksanaan bisnis. Direksi menyadari bahwa perubahan dapat terjadi setiap saat dan peluang bisnispun dapat terbuka setiap saat. Dengan mengikuti perkembangan lingkungan bisnis secara “real time” dan cermat, Direksi dapat menentukan bisnis apa yang memiliki peluang yang tinggi akan terjadi. Pada akhirnya, Direksi dapat merespon dengan cepat dan membuat keputusan bisnis dengan tepat.

Kegiatan usaha yang sedang berjalan dan ditekuni oleh Perusahaan mencakup usaha pengangkutan LNG, LPG, Minyak, dan Kimia, serta usaha di bidang crewing, training kelautan, sedangkan dredging, merupakan salah satu bisnis yang akan dikembangkan pada masa depan. Secara keseluruhan kegiatan usaha tersebut memiliki prospek yang baik. Indikasinya antara lain, diperolehnya beberapa kontrak baru dan perpanjangan beberapa kontrak lama. Selama tahun 2016, kegiatan training telah mengantongi ijin dari kementerian perhubungan untuk 5 paket training, dan saat ini menambah 6 paket training di bidang LNG. Aktivitas pengembangan usaha yang memanfaatkan prospek tersebut diharapkan dapat mewujudkan pertumbuhan perusahaan secara signifikan, sekaligus membantu mewujudkan visi dan misi pemerintah dalam pembangunan nasional.

PANDANGAN ATAS PENERAPAN TATA KELOLA

Dalam melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG), Dewan Komisaris secara rutin mengadakan pertemuan dengan Direksi untuk membahas pencapaian kinerja Perseroan, termasuk evaluasi terhadap rencana dan strategi Perseroan. Selain itu, Dewan Komisaris juga bekerjasama dengan komite-komite di bawahnya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai standar tertinggi GCG.

Perseroan juga meningkatkan komitmen terhadap pelaksanaan prinsip GCG secara independen antar organ Perseroan, aspek trasparansi dengan pemenuhan keterbukaan informasi dan pemenuhan pelaporan ke otoritas dan regulator maupun publik, aspek fairness dengan memperlakukan semua para Pemangku Kepentingan secara adil atau proporsional, termasuk Pemegang Saham minoritas, aspek akuntabilitas dengan adanya kejelasan akan fungsi, hak, kewajiban dan wewenang serta tanggung jawab antara Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi. Serta aspek responsibilitas dalam arti mematuhi semua ketentuan yang berlaku, seperti mematuhi peraturan perpajakan, memenuhi kewajiban perusahaan terhadap karyawan, antara lain jaminan kesehatan, dan sebagainya.

PANDANGAN ATAS PENERAPAN WHISTLEBLOWING SYSTEM (WBS) DAN PERAN DEWAN KOMISARIS

Kebijakan pengelolaan WBS di Perseroan mengatur mekanisme pelaporan pelanggaran oleh para Pemangku Kepentingan terkait terjadinya tindakan pelanggaran di lingkungan Perseroan. WBS tersebut merupakan wujud komitmen Direksi dan Dewan Komisaris untuk mengelola perusahaan berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola Perusahaan. Ruang lingkup kebijakan WBS mencakup pengaduan pelanggaran terhadap Code of Conduct yang dapat merugikan Perusahaan secara finansial maupun reputasi yang bersifat negatif.

Pengelolaan WBS dilakukan oleh Unit Audit Internal dimana Dewan Komisaris berperan dalam memberikan pandangan atas hasil investigasi yang telah dilakukan oleh Unit Audit Internal jika terdapat pemrosesan atas laporan pelaporan pelanggaran melalui mekanisme WBS.

PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS

Dalam tahun buku 2016 tidak terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, tetap sebagaimana tahun sebelumnya, terdiri dari Sumardjono (Komisaris Utama) dan HM Roy Sembel (Komisaris independen).

PENUTUP

Dewan Komisaris mengucapkan Selamat kepada Direksi dan jajarannya atas kinerja dan prestasi yang dicapai selama tahun 2016. Ini merupakan hasil efektifitas kepemimpinan Direksi serta kerja keras semua karyawan. Direksi berhasil membangun kerjasama yang solid antara pimpinan dan karyawan.

Atas kinerja yang dicapai, Dewan Komisaris mengucapkan terimakasih dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan dan Direksi Perseroan, anak dan cucu Perusahaan serta para Pemangku Kepentingan lainnya yang telah memberikan dukungannya kepada Perusahaan.

Dewan Komisaris berharap agar kinerja 2016 dapat dipertahankan dan ditingkatkan untuk kemakmuran Perusahaan dan para Pemangku Kepentingan. Agar dapat memenuhi harapan tersebut, manajemen perlu memelihara aset secara professional, mengembangkan kompetensi dan menjaga motivasi kerja karyawan, serta me-review dan meningkatkan sistem kerja yang praktis, serta menerapkan pengawasan yang efektif.

PEMEGANG SAHAM YANG TERHORMAT,

Dengan memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkah dan bimbingan-Nya, izinkanlah kami menyampaikan hasil pengawasan Dewan Komisaris terhadap pengelolaan Perseroan kepada Pemegang Saham dan para Pemangku Kepentingan.

Sebagaimana diketahui bersama, perekonomian Indonesia pada tahun 2016 sedikit lebih baik dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,02%, lebih tinggi dibanding pertumbuhan tahun 2015 sebesar 4,88%. Keadaan ini memberikan harapan positif bagi dunia bisnis, termasuk usaha angkutan laut.

Usaha transportasi laut memperoleh peluang yang baik sejak dicanangkannya Tol Laut oleh Presiden. Konversi energi dari bahan bakar minyak ke bahan bakar gas berdampak pada meningkatnya minat para investor usaha transportasi laut khususnya angkutan gas, termasuk investor manca negara seperti Cina, Jepang, dan Korea Selatan.

PELAKSANAAN PENGAWASAN

Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris secara berkala, minimal dua kali dalam seminggu melaksanakan pengawasan, pembinaan, dan pengarahan kepada manajemen. Pengawasan tersebut berupa menghadiri rapat evaluasi kinerja yang diselenggarakan oleh Direksi dengan agenda mengevaluasi kinerja anak perusahaan dan unit usaha dibawahnya untuk bulan sebelumnya. Kemudian mengadakan rapat strategis secara terbatas dengan mengundang Direksi dengan agenda membahas permasalahan strategis yang sedang dihadapi Perseroan, serta menggali potensi pengembangan usaha.

Dewan Komisaris juga meminta penjelasan pimpinan unit usaha berkenaan dengan masalah yang sedang dihadapi atau berkenaan dengan peluang usaha yang akan direalisasikan. Yang ditindaklanjuti dengan kunjungan kerja ke kapal berkaitan dengan pemeliharaan, pengoperasian, serta keselamatan dan keamanan kapal. Inspeksi ke atas kapal yang sedang dalam perawatan besar (docking) juga dilakukan, guna memastikan pekerjaan tersebut dilakukan sesuai rencana sehingga kapal mendapatkan sertifikat kelayakan kapal dan jaminan keamanan terhadap operasional kapal. Sekaligus memberikan penilaian/masukan atas kapal yang akan dibeli oleh Direksi. Pengawasan di bidang SDM, Dewan Komisaris memberikan materi pelatihan dan memberi referensi pemateri untuk knowledge briefing internal serta melakukan pengawasan dalam pemilihan ABK/crew kapal, khususnya untuk jabatan Nahkoda dan Kepala Kamar Mesin atau Tingkat Jabatan penting lainnya, bila diperlukan.

PENILAIAN ATAS PELAKSANAAN PENGAWASAN

Selama tahun 2016, berkaitan dengan rencana strategis, Dewan Komisaris memandang Direksi telah melakukan analisa dengan seksama terhadap kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman di lingkungan bisnis. Perusahaan memiliki kekuatan berupa kompetensi yang mumpuni di bidang usaha angkutan gas, dipadukan dengan terbukanya peluang untuk jasa angkutan gas melalui jalur laut, sehingga menghasilkan strategi bisnis Perusahaan yang memprioritaskan pengembangan usaha terutama pada penyediaan kapal angkutan gas, LNG dan LPG.

Sementara itu, keterbatasan di bidang permodalan dan aset berupa kapal, dipadukan dengan ancaman kompetitor dari perusahaan-perusahaan besar perkapalan, disikapi dengan melakukan joint venture dengan perusahaan yang memiliki dana maupun aset kapal. Selain itu, Perseroan juga merangkul beberapa lembaga keuangan atau bank untuk membantu di bidang pendanaan.

PENILAIAN TERHADAP KINERJA DIREKSI

Dewan Komisaris telah mengikuti dan menilai strategi dan kebijakan bisnis Perseroan yang diterapkan oleh Direksi. Dewan Komisaris menilai bahwa strategi dan kebijakan bisnis yang diterapkan oleh Direksi membuahkan hasil yang positif untuk Perusahaan. Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Direksi secara keseluruhan adalah baik.

Terkait kinerja Perseroan, Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Direksi beserta seluruh karyawan yang telah memberikan kinerja yang sangat baik. Peningkatan Perolehan laba tahun 2016 yang cukup tinggi, yaitu sebesar US$5,39 juta. Mengalami kenaikan hampir 64% jika dibandingkan dengan laba tahun 2015 sebesar US$3,29 juta.

Hal ini menambah tren peningkatan laba Perseroan yang selalu positif dalam 3 tahun terakhir, pada tahun 2016 naik sekitar 64%.

Jika dilihat dari total aset, pada akhir 2016 meningkat 14,72% dibanding akhir tahun sebelumnya, dari US$143,91 juta menjadi US$165,09 juta. Demikian pula dari sisi ekuitas terjadi peningkatan 69,84%, dari US$20,6 juta menjadi US$35 juta.

Dari sisi operasional, Perseroan juga menikmati peningkatan pendapatan yang signifikan dari layanan-layanan yang diberikan, Dewan Komisaris memperhatikan, Direksi telah berupaya sebaik mungkin memperbaiki berbagai sistem operasional untuk memaksimalkan kapasitas dan fasilitas yang dimiliki Perseroan. Kegiatan operasional kapal, pada umumnya cukup baik, kecuali kapal MT Griya Ambon yang mengalami kendala. Tingkat utilisasi kapal pengangkut LNG, chemical, dan oil sepanjang 2016 rata-rata 87,5%, lebih rendah dibanding utilisasi tahun sebelumnya, 97%. Penurunan ini disebabkan oleh karena Griya Ambon menjalani docking dan perbaikan crankshaft. Namun demikian, pada saat bersamaan, Perseroan menambah 3 kapal operasional, yaitu LNG Triputra, MT Griya Melayu dan MT Griya Cirebon.

Dari sisi utilisasi kapal, untuk pengangkut muatan curah atau barang jadi (tug & barge) masih belum memperoleh kesempatan yang baik untuk dapat keluar dari kesulitan, namun menjelang akhir tahun utilisasinya mulai meningkat hingga mencapai 48%. Kondisi ini merupakan fenomena umum yang juga dialami oleh perusahaan angkutan kapal sejenis. Direksi telah merespon keadaan ini dengan mencari alternatif bisnis pengganti, yaitu dredging.

Dewan Komisaris menilai bahwa keputusan Direksi untuk melakukan berbagai inisiatif investasi dan inisiatif bisnis lainnya sebagai strategi yang tepat untuk menambah sumber pendapatan guna mempercepat pertumbuhan bisnis masa depan.

Atas keberhasilan Perseroan baik dari sisi keuangan maupun operasional tersebut, Direksi dan Perusahaan telah memperoleh beberapa penghargaan dari beberapa sumber eksternal. Hal ini menunjukkan apresiasi pihak lain terhadap kinerja Direksi dan Perseroan diantaranya : The Best CEO – 2nd rank dari majalah SWA, The Best Restructured - Rebound Company dari majalah Investor, Special Awards – Most Transformative Company dari Bisnis Indonesia, The Best CFO for Significant Value Creation dari majalah Economic Review, Kinerja Keuangan Terbaik: Kelompok Usaha Transportasi sektor Infrastruktur, Utilitas, dan Transportasi – peringkat 3 dari majalah Economic Review, The Best Significant Financial Structuring Results dari majalah Economic Review, Top Infrastructure on Transportation Sector dari majalah Business News.

PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA PERUSAHAAN

Dewan Komisaris telah mempelajari rencana bisnis yang diajukan oleh Direksi untuk tahun 2017 mendatang. Dewan Komisaris berpendapat bahwa Direksi memiliki pandangan yang jelas tentang arah perkembangan perekonomian Indonesia dan industri khususnya dalam jangka pendek dan jangka panjang.

Meskipun demikian, Dewan Komisaris memberikan gambaran tentang perkembangan lingkungan

strategis yang sangat dinamis baik global maupun nasional, serta adanya perkembangan peraturan-peraturan khususnya dari Pemerintah RI yang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh pada pelaksanaan bisnis. Direksi menyadari bahwa perubahan dapat terjadi setiap saat dan peluang bisnispun dapat terbuka setiap saat. Dengan mengikuti perkembangan lingkungan bisnis secara “real time” dan cermat, Direksi dapat menentukan bisnis apa yang memiliki peluang yang tinggi akan terjadi. Pada akhirnya, Direksi dapat merespon dengan cepat dan membuat keputusan bisnis dengan tepat.

Kegiatan usaha yang sedang berjalan dan ditekuni oleh Perusahaan mencakup usaha pengangkutan LNG, LPG, Minyak, dan Kimia, serta usaha di bidang crewing, training kelautan, sedangkan dredging, merupakan salah satu bisnis yang akan dikembangkan pada masa depan. Secara keseluruhan kegiatan usaha tersebut memiliki prospek yang baik. Indikasinya antara lain, diperolehnya beberapa kontrak baru dan perpanjangan beberapa kontrak lama. Selama tahun 2016, kegiatan training telah mengantongi ijin dari kementerian perhubungan untuk 5 paket training, dan saat ini menambah 6 paket training di bidang LNG. Aktivitas pengembangan usaha yang memanfaatkan prospek tersebut diharapkan dapat mewujudkan pertumbuhan perusahaan secara signifikan, sekaligus membantu mewujudkan visi dan misi pemerintah dalam pembangunan nasional.

PANDANGAN ATAS PENERAPAN TATA KELOLA

Dalam melaksanakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG), Dewan Komisaris secara rutin mengadakan pertemuan dengan Direksi untuk membahas pencapaian kinerja Perseroan, termasuk evaluasi terhadap rencana dan strategi Perseroan. Selain itu, Dewan Komisaris juga bekerjasama dengan komite-komite di bawahnya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai standar tertinggi GCG.

Perseroan juga meningkatkan komitmen terhadap pelaksanaan prinsip GCG secara independen antar organ Perseroan, aspek trasparansi dengan pemenuhan keterbukaan informasi dan pemenuhan pelaporan ke otoritas dan regulator maupun publik, aspek fairness dengan memperlakukan semua para Pemangku Kepentingan secara adil atau proporsional, termasuk Pemegang Saham minoritas, aspek akuntabilitas dengan adanya kejelasan akan fungsi, hak, kewajiban dan wewenang serta tanggung jawab antara Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi. Serta aspek responsibilitas dalam arti mematuhi semua ketentuan yang berlaku, seperti mematuhi peraturan perpajakan, memenuhi kewajiban perusahaan terhadap karyawan, antara lain jaminan kesehatan, dan sebagainya.

PANDANGAN ATAS PENERAPAN WHISTLEBLOWING SYSTEM (WBS) DAN PERAN DEWAN KOMISARIS

Kebijakan pengelolaan WBS di Perseroan mengatur mekanisme pelaporan pelanggaran oleh para Pemangku Kepentingan terkait terjadinya tindakan pelanggaran di lingkungan Perseroan. WBS tersebut merupakan wujud komitmen Direksi dan Dewan Komisaris untuk mengelola perusahaan berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola Perusahaan. Ruang lingkup kebijakan WBS mencakup pengaduan pelanggaran terhadap Code of Conduct yang dapat merugikan Perusahaan secara finansial maupun reputasi yang bersifat negatif.

Pengelolaan WBS dilakukan oleh Unit Audit Internal dimana Dewan Komisaris berperan dalam memberikan pandangan atas hasil investigasi yang telah dilakukan oleh Unit Audit Internal jika terdapat pemrosesan atas laporan pelaporan pelanggaran melalui mekanisme WBS.

PERUBAHAN KOMPOSISI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS

Dalam tahun buku 2016 tidak terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, tetap sebagaimana tahun sebelumnya, terdiri dari Sumardjono (Komisaris Utama) dan HM Roy Sembel (Komisaris independen).

PENUTUP

Dewan Komisaris mengucapkan Selamat kepada Direksi dan jajarannya atas kinerja dan prestasi yang dicapai selama tahun 2016. Ini merupakan hasil efektifitas kepemimpinan Direksi serta kerja keras semua karyawan. Direksi berhasil membangun kerjasama yang solid antara pimpinan dan karyawan.

Atas kinerja yang dicapai, Dewan Komisaris mengucapkan terimakasih dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan dan Direksi Perseroan, anak dan cucu Perusahaan serta para Pemangku Kepentingan lainnya yang telah memberikan dukungannya kepada Perusahaan.

Dewan Komisaris berharap agar kinerja 2016 dapat dipertahankan dan ditingkatkan untuk kemakmuran Perusahaan dan para Pemangku Kepentingan. Agar dapat memenuhi harapan tersebut, manajemen perlu memelihara aset secara professional, mengembangkan kompetensi dan menjaga motivasi kerja karyawan, serta me-review dan meningkatkan sistem kerja yang praktis, serta menerapkan pengawasan yang efektif.

President Commissioner Messages