PT Humpuss Intermoda Fokus Konsolidasi Internal

published on : 2010, December 15

Jakarta,- PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) masih akan memfokuskan pada konsolidasi internal menyikapi terus menurunnya pendapatan usaha hingga mencapai 56,62% pada bulan September 2010 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Direktur Utama HITS Bagoes Krisnamoerti mengungkapkan hingga akhir tahun 2010 ini, perseroan tidak akan melakukan ekspansi apapun, melainkan lebih melakukan perbaikan internal perusahaan. "Manajemen berniat untuk membenahi internal perusahaan, berupa penyelesaian kasus hukum, optimalisasi alat produksi, memaksimalkan jasa crewing, efisiensi operasional perusahaan dan mencari sumber pendanaan yang efisien dan efektif," ujarnya.

Khusus mengenai kasus hukum, Dirut HITS menegaskan bahwa manajemen memprioritaskan kasus-kasus yang sedang ditangani. Dari empat kasus hukum, baru satu yang terselesaikan, kasus hukum antara Heritage Maritime Ltd dan Genuine Maritime Ltd. dengan Sandigan Ship Service Inc yang telah mencapai kesepakatan perdamaian. Sehingga sengketa hukum antara perusahaan dengan Sandigan telah selesai.

Sedangkan tiga kasus lainnya, masih dalam proses penyelesaian dan dikarenakan proses arbitrase, kondisi penyelesaiannya pun menjadi tidak pasti. "Tiga kasus tersebut, adalah kasus hukum antara Heritage Maritime Ltd.SA (HML) dengan Parbulk II AS, kasus hukum antara Genuine Maritime Ltd. SA (GML) dengan Hanjin Overseas Bulk Limited terkait bareboat kapal dry bulk, dan kasus hukum antara Humpuss Sea Transport Pte. dengan 7 pemilik kapal chemical Empire," jelasnya.

Penurunan Pendapatan Usaha
Hingga 30 September 2010, HITS merugi bersih sebesar Rp. 48,23 milyar. Sementara pada 30 September 2009 HITS mencetak laba bersih Rp. 10,34 milyar. Beberapa hal yang menjadi penyebab cukup drastis turunnya pendapatan usaha, dikarenakan berbagai faktor seperti turunnya rate charter sewa kapal LNG ST Ekaputra, tidak beroperasinya kapal curah kering dikarenakan masalah sengketa antara Perseroan dengan para pemilik kapal, tidak beroperasinya empat kapal Empire pengangkut bahan kimia cair dikarenakan oleh masalah sengketa juga serta kerusakan beberapa kapal pengangkut minyak mentah dan bahan bakar minyak sehingga tidak dapat beroperasi.

Hal ini menyebabkan total pendapatan usaha yang kian menurun drastis sebesar 56,62% per 30 September 2010 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dari tujuh lingkup bisnis yang dijalankan perseroan, hanya jasa sewa kapal batubara serta jasa pengelolaan dan perantara kapal yang mengalami kenaikan rata-rata sekitar 15-20% sedangkan lingkup usaha lainnya mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Yang paling drastis, adalah jasa sewa kapal bahan kimia cair sebesar 91,97%. Turunnya pendapatan pada lingkup bisnis ini, terkait dengan kasus kapal Empire. Dimana sejak akhir tahun 2009 sudah tidak beroperasinya empat buah kapal chemical Empire, karena telah dikembalikan kepada pemiliknya. Hal ini pula yang menandai dimulainya kasus hukum antara HST dengan 7 pemilik kapal Empire.

HITS memang masih akan terus melakukan konsolidasi internal, dan memperkuat neraca keuangannya akibat beban berat terutama pada tahun 2010. Dengan kondisi ketidakpastian akibat kasus-kasus hukum yang belum terselesaikan dikarenakan proses arbitrase, fluktuasi tarif angkutan laut yang cenderung menurun, dan kompetisi yang semakin meningkat, perseroan optimis mulai bangkit kembali pada semester dua tahun 2011 dan akan terus berlanjut pertengahan tahun 2011.


Untuk keterangan lebih lanjut, dapat menghubungi:
M. Yayak Iskandar
Corporate Secretary HITS
Telp. (021) 252 4114
Email: corpsec@hits.co.id