Pengembangan Sosial dan Kegiatan Kemasyarakatan 2015

dipublikasikan pada : 01 Desember, 2015


”Setiap Perseroan selaku subjek hukum mempunyai tanggung jawab sosial dan lingkungan”. Begitulah bunyi pasal 2 Peraturan pemerintah No. 47 tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Itu artinya, terhitung sejak ditandatanganinya PP tersebut oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yaitu 4 April 2012, semua perusahaan yang beroperasi di Indonesia—terlebih perusahaan publik—wajib melaksanakan ketentuan tersebut.

Dengan keluarnya peraturan itu, perusahaan harus menyediakan anggaran khusus untuk mendanai kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan. Dan bagi yang tidak  melaksanakan kewajiban tersebut, akan ada sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

HITS dari tahun ke tahun senantiasa melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau disebut juga Corporate Social Responsibility (CSR). Memang, selama ini Perseroan masih lebih fokus pada karyawan Perseroan dan anak perusahaan, tetapi secara perlahan diperluas kepada masyarakat luas secara berkesinambungan.

 

Lingkungan Hidup

Dalam kegiatan operasional yang menyangkut lingkungan hidup, Perseroan mengupayakan penggunaan sistem, teknologi, metode dan penggunaan bahan yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan.

Selain itu, karyawan juga diimbau meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan. Khusus bagi awak kapal, mereka dituntut mampu meningkatkan aktivitas untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi serta mengendalikan bahaya pencemaran laut dan masalah kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Praktik Ketenagakerjaan

Karyawan merupakan aset bagi HITS. Oleh kerena itu, kesejahteraan mereka terus dijaga dan ditingkatkan untuk memotivasi dan menghasilkan kinerja yang baik, sekaligus mempertahankannya. Manajemen senantiasa menjalin komunikasi dengan karyawan, baik langsung maupun tidak langsung.

Komunikasi langsung dilakukan melalui pertemuan bertema agent of change, yang selama tahun 2015 telah dilakukan 8 kali pertemuan. Program pengembangan kompetensi disusun secara terencana dan sinergi dengan tujuan perusahaan, salah satunya melalui knowledge briefing yang diadakan setiap 1 bulan sekali.

Adapun komunikasi tidak langsung salah satunya melalui portal internal (HITSNet), yang memiliki fitur aplikasi email dan e-filling untuk mengelola pengarsipan.

Pada 2015 HITS Group memiliki karyawan sebanyak 820 orang, meningkat dibandingkan dengan tahun 2014 yang berjumlah 813 orang.

Untuk mengantisipasi kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kebakaran, pada tahun 2015 diadakan fire drill (latihan pemadam kebakaran) di area kerja HITS Grup, Gedung Granadi. Tim Pemadam Kebakaran dari Suku Dinas Kebakaran DKI juga memberikan orientasi tentang evakuasi kebakaran dan tindakan penanggulanan keadaan darurat, serta penggunaan fire blanker, foam, dry powder dan hydrant yang dipraktikkan langsung oleh karyawan.

Program latihan keselamatan kerja juga dilakukan di atas kapal yang meliputi Oil Pollution Drill, Abandon Ship Drill, Fire Fighting Drill, Collision Avoidance Drill, Man Overboard Drill, Lifedraft Drill, Safety Education, dan Education Gas Detector. Berbagai program latihan ini secara rutin dilakukan, dengan tujuan untuk menjaga kinerja kapal tetap baik.

 

Kebijakan manajemen tentang pengembangan sosial dan kemasyarakatan merupakan poin penting dalam rangkaian kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan. Selama tahun 2015, seluruh karyawan HITS Grup, baik darat maupun laut adalah tenaga kerja lokal, warga negara Indonesia (WNI). Bahkan sejak tahun 2010, manajemen Perseroan telah mencanangkan program Indonesianisasi, yaitu penggunaan tenaga kerja lokal untuk kapal angkutan LNG, mulai dari ABK hingga Captain. Sebelumnya, kapal ini dinahkodai oleh warga negara asing (WNA).

 

Untuk program sosial, sejak tahun 2008 Perseroan telah memberikan dana beasiswa kepada putra-putri karyawan HITS Group. Tahun 2015 tercatat 78 orang anak telah menerima bantuan pendidikan beserta peralatan sekolah. Perseroan juga mengundang anak-anak yatim piatu untuk bermain dan melebur bersama dengan anak-anak karyawan di Kandank Juronk, Ciputat, bersamaan dengan acara penyerahan beasiswa.

 

Pada bulan Ramadhan Perseroan menggelar program bertema ”Ramadhan – Brings Us Closer”, melalui serangkaian kegiatan antara lain pengumpulan zakat melalui Rumah Zakat, Free Ta’jil on The Road selama 4 hari di depan Gedung Granadi, sumbangan buku ”One Employee One Book” kepada 4 rumah yatim piatu, serta donasi dan santunan karyawan kepada 4 rumah yatim piatu di Jakarta dan Banten.

Pengembangan Sosial dan Kegiatan Kemasyarakatan 2015

dipublikasikan pada : 01 Desember, 2015


”Setiap Perseroan selaku subjek hukum mempunyai tanggung jawab sosial dan lingkungan”. Begitulah bunyi pasal 2 Peraturan pemerintah No. 47 tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Itu artinya, terhitung sejak ditandatanganinya PP tersebut oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yaitu 4 April 2012, semua perusahaan yang beroperasi di Indonesia—terlebih perusahaan publik—wajib melaksanakan ketentuan tersebut.

Dengan keluarnya peraturan itu, perusahaan harus menyediakan anggaran khusus untuk mendanai kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan. Dan bagi yang tidak  melaksanakan kewajiban tersebut, akan ada sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

HITS dari tahun ke tahun senantiasa melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan atau disebut juga Corporate Social Responsibility (CSR). Memang, selama ini Perseroan masih lebih fokus pada karyawan Perseroan dan anak perusahaan, tetapi secara perlahan diperluas kepada masyarakat luas secara berkesinambungan.

 

Lingkungan Hidup

Dalam kegiatan operasional yang menyangkut lingkungan hidup, Perseroan mengupayakan penggunaan sistem, teknologi, metode dan penggunaan bahan yang memiliki dampak negatif terhadap lingkungan.

Selain itu, karyawan juga diimbau meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan. Khusus bagi awak kapal, mereka dituntut mampu meningkatkan aktivitas untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi serta mengendalikan bahaya pencemaran laut dan masalah kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Praktik Ketenagakerjaan

Karyawan merupakan aset bagi HITS. Oleh kerena itu, kesejahteraan mereka terus dijaga dan ditingkatkan untuk memotivasi dan menghasilkan kinerja yang baik, sekaligus mempertahankannya. Manajemen senantiasa menjalin komunikasi dengan karyawan, baik langsung maupun tidak langsung.

Komunikasi langsung dilakukan melalui pertemuan bertema agent of change, yang selama tahun 2015 telah dilakukan 8 kali pertemuan. Program pengembangan kompetensi disusun secara terencana dan sinergi dengan tujuan perusahaan, salah satunya melalui knowledge briefing yang diadakan setiap 1 bulan sekali.

Adapun komunikasi tidak langsung salah satunya melalui portal internal (HITSNet), yang memiliki fitur aplikasi email dan e-filling untuk mengelola pengarsipan.

Pada 2015 HITS Group memiliki karyawan sebanyak 820 orang, meningkat dibandingkan dengan tahun 2014 yang berjumlah 813 orang.

Untuk mengantisipasi kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kebakaran, pada tahun 2015 diadakan fire drill (latihan pemadam kebakaran) di area kerja HITS Grup, Gedung Granadi. Tim Pemadam Kebakaran dari Suku Dinas Kebakaran DKI juga memberikan orientasi tentang evakuasi kebakaran dan tindakan penanggulanan keadaan darurat, serta penggunaan fire blanker, foam, dry powder dan hydrant yang dipraktikkan langsung oleh karyawan.

Program latihan keselamatan kerja juga dilakukan di atas kapal yang meliputi Oil Pollution Drill, Abandon Ship Drill, Fire Fighting Drill, Collision Avoidance Drill, Man Overboard Drill, Lifedraft Drill, Safety Education, dan Education Gas Detector. Berbagai program latihan ini secara rutin dilakukan, dengan tujuan untuk menjaga kinerja kapal tetap baik.

 

Kebijakan manajemen tentang pengembangan sosial dan kemasyarakatan merupakan poin penting dalam rangkaian kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan. Selama tahun 2015, seluruh karyawan HITS Grup, baik darat maupun laut adalah tenaga kerja lokal, warga negara Indonesia (WNI). Bahkan sejak tahun 2010, manajemen Perseroan telah mencanangkan program Indonesianisasi, yaitu penggunaan tenaga kerja lokal untuk kapal angkutan LNG, mulai dari ABK hingga Captain. Sebelumnya, kapal ini dinahkodai oleh warga negara asing (WNA).

 

Untuk program sosial, sejak tahun 2008 Perseroan telah memberikan dana beasiswa kepada putra-putri karyawan HITS Group. Tahun 2015 tercatat 78 orang anak telah menerima bantuan pendidikan beserta peralatan sekolah. Perseroan juga mengundang anak-anak yatim piatu untuk bermain dan melebur bersama dengan anak-anak karyawan di Kandank Juronk, Ciputat, bersamaan dengan acara penyerahan beasiswa.

 

Pada bulan Ramadhan Perseroan menggelar program bertema ”Ramadhan – Brings Us Closer”, melalui serangkaian kegiatan antara lain pengumpulan zakat melalui Rumah Zakat, Free Ta’jil on The Road selama 4 hari di depan Gedung Granadi, sumbangan buku ”One Employee One Book” kepada 4 rumah yatim piatu, serta donasi dan santunan karyawan kepada 4 rumah yatim piatu di Jakarta dan Banten.